Aplikasi Mata Kuliah Manajemen Bisnis, Mahasiswa FEBI IAINU Tuban Sukses Gelar Festival Shalawat Al-Banjari

oleh FEBI | 12 Feb 2022
Gambar Berita

Tuban, 12 Februari 2022 – Dalam rangka mengimplementasikan pembelajaran di dalam kelas ke dalam dunia nyata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Tuban menggelar Festival Shalawat Al-Banjari, Sabtu (12/2/2022). Acara ini berlangsung meriah di Aula Gedung KH. Hasyim Asy’ari, kompleks Kampus IAINU Tuban, dengan melibatkan 17 grup peserta dari berbagai wilayah di Kabupaten Tuban. Festival ini diikuti oleh grup-grup dari kalangan pelajar SMA/sederajat hingga masyarakat umum, menandai semangat kebersamaan dalam melestarikan budaya islami sekaligus memberikan ruang aktualisasi bagi generasi muda. Wadah Aplikasi Ilmu Manajemen Bisnis Mahasiswa Dekan FEBI IAINU Tuban, Dian Rustyawati, S.T., M.MPd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan aplikasi langsung dari mata kuliah Manajemen Bisnis yang telah dipelajari mahasiswa. Berbeda dengan event kampus pada umumnya, seluruh proses pelaksanaan mulai dari konsep, perencanaan, pelaksanaan hingga pendanaan dilakukan oleh mahasiswa secara mandiri. “Kampus hanya memberikan dukungan. Seluruh ide, pelaksanaan teknis, hingga pencarian sponsor dikelola langsung oleh mahasiswa. Bahkan, mereka berhasil menggaet sekitar 20 sponsor. Ini adalah langkah awal yang luar biasa,” ujar Dekan FEBI. Melalui kegiatan ini, mahasiswa FEBI, khususnya dari Program Studi Perbankan Syariah, diajak untuk melatih kreativitas, keterampilan komunikasi, dan manajemen event. Hal ini sejalan dengan visi fakultas untuk mencetak lulusan yang tidak hanya paham teori, tetapi juga mampu menerapkan ilmu secara nyata dan memiliki jiwa entrepreneur berbasis nilai-nilai keislaman. “Kami ingin membentuk mahasiswa yang cakap dalam membaca peluang dan siap berkiprah di masyarakat. Entrepreneur yang beretika dan religius, itulah karakter yang kami tanamkan,” tambahnya. Pelestarian Budaya & Syiar Islam Festival ini juga menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya sholawat yang masih sangat digemari di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Beliau menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang sebagian besar adalah generasi muda yang tetap menjaga nilai-nilai tradisi dan budaya Islam. “Melihat semangat mereka, kami optimistis bahwa nilai-nilai budaya Islam seperti salawatan akan terus hidup di tengah masyarakat. Ini bukan hanya soal seni, tapi juga media syiar,” ungkapnya. Dekan FEBI berharap, ke depan Festival Shalawat Al-Banjari ini dapat menjadi agenda rutin tahunan di IAINU Tuban.